TafsirTahlili; Kriteria Pemuda Sukses Dalam Perspektif Al-Qur'an. Tafsir Q.S Al-Baqarah Ayat 234-235 (1): Idah Talak dan Idah Wafat Sedangkan dilihat dari pendekatan dan corak tafsir al-Ibriz yakni ciri khas atau kecenderungannya, tafsir al-Ibriz tidak memiliki kecenderungan dominan pada satu corak tertentu. Karena di dalamnya mencakup
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. METODE TAFSIR TAHLILI Metode tahlili yang disebut juga metode tajzi'I adalah metode penafsiran al Quran yang berusaha menjelaskan al Quran dengan menguraikan berbagai seginya sesuai dengan urutan ayat-ayat al Quran dalam mushaf . metode ini adalah paling tua dan paling sering digunakan. Metode Tafsir Tahlili merupakan kecenderungan mayoritas dari karya-karya yang disusun sejak masa klasik hingga masa kini. Dalam metode ini penafsiran al-Quran dilakukan secara berurutan ayat demi ayat kemudian surat demi surat dari awal hingga akhir sesuai dengan susunan dalam mushaf. Tafsir ini menjelaskan al-Quran dari segi kosa kata dan lafazh, asbab nuzul, muhasabah, arti yang dikehendaki, sasaran yang dituju dan kandungan ayat, yaitu unsur-unsur I'jaz, balaghah, dan keindahan susunan kalimat. Kemudian menjelaskan apa yang dapat diambil dari ayat yaitu hukum fiqih, dalil syar'I, norma-norma akhlak dan lain Ciri-Ciri tafsir dengan Metode TahliliCiri-Ciri tafsir dengan metode tahlili antara lain 1. Mengemukakan munasabah korelasi antara ayat atau surat2. Menjelaskan sebab-sebab turunya al-Quran3. Menganalisis lafadz atau mufrodat dengan sudut pandang kebahasaan/linguistic4. Memaparkan kandungan ayat serta maksudnya secara umum5. Menjelaskan hal-hal yang dapat disimpulkan dari ayat baik dari segi hukum, akhlaq, dll B. Kelebihan Metode Tahlili1. Mempunyai ruang lingkup yang luasTafsir metode tahlili memungkinkan mufassir membawanya kedalam duabentuk ma'tsur dan ra'yi. Bentuk ra'yi sendiri masih dapat dikembangakan menjadi berbagai corak penafsiran sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufassirnya. 2. Memuat berbagai ide gagasanKarena keulasan ruang lingkupnya, mufassir pun relatif mempunyai kebebasan dalam mengajukan ide-ide dan gagasan-gagasan baru, Sehingga dapat dipastikan, pesatnya perkembangan tafsir metode tahlili disebabkan oleh kebebasan tersebut. C. Kelemahan Metode Tahli1. Menyebabkan petunjuk Al-Quran tampak parsialMetode tahlili memungkinkan mufassir memberi penafsiran yang berbeda pada satu ayat dengan ayat lain yang serupa. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap ayat-ayat atau lafadz-lafadz yang serupa. Dalam metode tahlilijuga terdapat unsur ketidak konsistenan mufassir. Meski demikian ketidakkonsistenan ini merupakan konsekuensi logis dari penafsiran metode tahlili, karena dalam metode ini, mufassir tidak dibebani keharusan untuk mengomparasikan ayat dengan Melahirkan penafsiran subyektifTerbukanya pintu penafsiran yang lebar pada metode ini membuka peluang bagi penafsiran subyektif yang menegsampingkan kaidah-kaidah yang berlaku. Akibatnya, penafsiran menjadi kurang tepat, dan kaidah yang berlaku. Akibatnya , penafsiran menjadi kurang tepat, dan maksud ayat pun menjadi Membuka pintu masuk pemikiran israilyyatKeluasan ruang lingkup metode tahlili berimbas pada keleluasaan mufassir dalam mengajukan ide, gagasan, dan pemikiran tak terkecuali pemikiran israilyyat. D. Urgensi Metode TahliliMeskipun mengandung kekurangan, keberadaan metode tahlili telah memberikan sumbangan besar bagi pelestarian dan pengembangan khazanah intelektual islam. Khususnya di bidang tafsir Al-Quran. Berdasarkan fakta yang ada, metode ini telah melahirkan karya-karya besar dan monumental. Sehingga urgensitas metode ini harus metode tahlili menjelaskan kandungan Al-Quran dari berbagai segi, dapat dikatakan, metode tahlili lebih dapat diandalkan jika tujuan yang ingin dicapai adalah pemahaman yang luas pemahaman dalam berbagai aspek terhadap kandungan Al-Quran. Dengan kata lain urgensi metode tahlili terletak pada keberadaanya yang mampu memberi pemahaman lebih luas berbagai aspek disbanding dengan metode yang lain. Dari pembahasan di atas tentang metode Tafsir tahlili dapat disimpilkan bahwa metodi ini sangat penting untuk menafsirkan al quran karena metode ini berusaha menjelaskan ayat al quran secara terperinci sesuai dengan urutan ayat-ayat al quran dalam mushaf, serta termasuk juga metode yang paling tua. Pada dasarnya mempelajari al-Quran tidaklah sulit karena ada banyak cara beserta metode yang akan mempermudah kita untuk mempelajari lebih dalam lagi tentang cara mempelajari ilmu-ilmu yang terkandung dalam al-Quran. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Metodetaḥlīlī memliki ciri tersendiri dibandingkan dengan metode tafsir yang lain. Berikut ini beberapa ciri-ciri dari metode tafsir taḥlīlī : Membahas segala sesuatu yang menyangkut satu ayat itu. Tafsir taḥlīlī terbagi sesuai dengan bahasan yang ditonjolkannya, seperti hukum, riwayat dan lain-lain. Pembahasannya disesuikan
Uploaded bykafafila 0% found this document useful 0 votes7K views6 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes7K views6 pagesTafsir TahliliUploaded bykafafila Full descriptionJump to Page You are on page 1of 6Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
1 Tafsir abad pertengahan dimulai dari abad ke-3 sampai dengan abad ke-16 H. Ciri tafsir pada abad ini salah satunya penafsiran yang lebih sistematis dari masa sebelumnya. Dalam Sejarah Kebudayaan Islam, abad pertengahan dikenal sebagai zaman kejayaan bagi ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Faktor penyebab kejayaan ini karena perhatian
Istilahtafsir tafsir spesifik bagi Al-Qur'an menjelaskan maksud, arti, kandungan, atau pesan ayat Al-Qur'an, sedangkan istilah Syarah syarh} meliputi hadis menjelaskan maksud, arti, kandungan, atau pesan hadis dan disiplin ilmu lain. 7 Jadi maksud dari metodologi pemahaman syarh} hadis ialah ilmu tentang metode memahami hadis.
Namunpada ayat-ayat tertentu diberikan juga penafsiran yang agak luas, namun tidak seluas pembahasan pada tafsir tahlili. Kelebihan Metode Tafsir Ijmali. 1. Mudah dipahami tanpa berbelit-belit. Sesuai dengan sebutannya, tafsir ijmali merupakan penafsiran yang menafsirkan suatu ayat secara ringkas dan mudah dipahami oleh pembacanya. Selain itu juga pesan-pesan yang terkandung dalam tafsir ini, sangat mudah dipahami oleh pembaca. // Pengertian Tafsir Ijmali. 2. Bebas dari penafsiran isra`iliyyat
CiriCiri Metode Tafsir Ijmali. Ciri-ciri dari metode ini adalah mufassir menafsirkan al-Qur`an dari awal sampai akhir tanpa perbandingan (muqarin) dan penetapan judul (maudu'i). Dalam metode ijmali tidak ada ruang untuk mengemukakan pendapat sendiri.
metodemuqa>ran dalam penelitian hadis adalah metode perbandingan yang aplikasinya tidak hanya dalam fiqh al-hadis, tetapi juga dapat diaplikasikan dalam perbandingan sanad dan matan.Perbandingan sanad dilakukan untuk menemukan adanya sya>hid dan mutta>bi', sedangkan perbandingan matan dilakukan untuk mengetahui apakah hadis tersebut diriwayatkan secara makna atau lafal.
Menganalisiskonsep dan prinsip Menentukan ciri-ciri dan besaran fisis pada gelombang, optik dan bunyi dalam gelombang. dan dalam al Qur'an.. tafsir tematik (maudlui). Menjelaskan metode tafsir tahlili (analisis) dan metode tafsir maudlui (tematik). 3. Memahami sejarah penafsiran al Menjelaskan sejarah penafsiran al Qur'an sejak Nabi
Untukmemudahkan memahami ciri-ciri dari masing-masing periode, maka kami menyimpulkannya menjadi tabel berikut : Pertumbuhan Tafsir Al- Perkembangan Tafsir Al-Qur'an Qur'an Sejarah Tafsir Al- Periode Periode Periode Qur'an Nabi SAW Tabi'in dan Periode Ulama Periode Ulama Ulama dan Tabi'inat- Mutaqaddimin Modern Mutaakhirin Sahabat
. 8mx9qxwqzo.pages.dev/3538mx9qxwqzo.pages.dev/4108mx9qxwqzo.pages.dev/3608mx9qxwqzo.pages.dev/958mx9qxwqzo.pages.dev/2538mx9qxwqzo.pages.dev/2188mx9qxwqzo.pages.dev/4618mx9qxwqzo.pages.dev/495
ciri ciri tafsir tahlili